Get this Widget

Wednesday, 28 May 2014

Persipura Tak Gentar Bertemu Juara Bertahan AFC Cup



Hasil drawing Perempat Final AFC Cup yang mempertemukan timnya dengan Kuwait SC tak dipermasalahkan kubu Persipura Jayapura. Mutiara Hitam -julukan Persipura mengaku cukup memahami kekuatan tim-tim asal Asia Barat.

"Kami tak mempermasalahkan bakal menghadapi Kuwait SC," ujar Rocky Bebena, Media Officer Persipura, pada Bola.net.

"Dari pengalaman serupa pada tahun 2011 silam, kami cukup memahami kekuatan tim-tim Asia Barat," sambungnya.

Viktor Pae dan David Laly Tampil Bersinar di Luar Papua



Viktor Pae dan David Laly, dua pemain Papua yang pernah membela Persipura Jayapura ini tampil bersinar di dua klub barunya. 

David Laly, pemain tengah lincah berhasil mencetak dua gol untuk PBR ketika menjamu Gresik United. Pemain yang gabung dengan armada racikan Dejan Antonic musim ini menyebut bahwa sepatu barunya yang membawa ia keberuntungan sehingga dapat mencetak dua gol.

"Saya sangat gembira karena setelah menanti lama, akhirnya bisa menyumbangkan gol untuk PBR," kata pemain asal Papua itu dalam laman resmi klub.

"Ini sepatu pemberian teman dan baru saya pakai pada pertandingan ini. Ternyata dengan sepatu baru ini saya bisa cetak gol," kata David yang merayakan gol dengan melepas sepatu barunya itu.

Persipura Harus Pintar-pintar Membagi Fokus



Meski Persipura Jayapura masih memimpin klasemen Wilayah Barat di Indonesia Super League musim ini, namun pelatihJacksen F Tiago mengaku belum puas dengan permainan anak asuhnya.

Salah satu hal yang disoroti Jacksen adalah jumlah gol yang sudah dicetak tim Mutiara Hitam sejauh ini. Jumlah 20 gol Persipura Jayapura masih kalah dengan perolehan 22 gol Mitra Kukar dan 24 gol milikPersebaya.

"Ada beberapa faktor yang membuat kami kesulitan mencetak banyak gol di musim ini. Sistem persaingan dua wilayah membuat penurunan persaingan karena tidak terlalu ketat. Sebab, target para pemain hanya bagaimana cara untuk lolos ke babak 8 besar," ujar Jacksen.

Monday, 26 May 2014

Jacksen: Atmosfer Laga Melawan Persebaya Biasa Saja



Pelatih Persipura Jayapura Jacksen F Tiago menyatakan, duel tim besutannya dengan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/5), bukan sebuah laga besar.

Menurut Jacksen, laga melawan Persebaya dianggap sebagai pertandingan biasa seperti melawan tim-tim lainnya. Apalagi pendukung Persebaya sekarang tidak sama seperti dulu.

“Menurut saya pertandingan Persebaya tidak begitu panas, ketimbang pertandingan Persiba Balikpapan dan Persipura nanti, karena kejadian yang terjadi,” ujar Jacksen kepada Goal Indonesia.

“Atmosfer pertandingan menurut saya akan biasa-biasa saja, dan normal. Mungkin nama Persipura besar, tapi bagi saya biasa. Walau begitu, kita akan menyiapkan tim sebaik mungkin.”

Ditambahkan Jacksen, dengan kondisi pemainnya saat ini, dia optimistis pertandingan akan berlangsung dengan sangat baik. Kembalinya Imanuel Wanggai dan Gerald Pangkali akan lebih baik, karena dia punya sejumlah opsi untuk menurunkan pemain.

Persebaya Ingin Jadi Tim Pertama Yang Kalahkan Persipura


Pertandingan melawan Persipura Jayapura, Senin (26/5/2014), bukan hanya partai gengsi bagi Persebaya Surabaya. Partai nanti juga mengusung misi balas dendam atas kekalahan di putaran pertama lalu di Jayapura.

Pelatih Persebaya, Rahmad Darmawan, menganggap laga nanti bukan laga yang mudah meskipun bermain di Gelora Bung Tomo, Surabaya.

"Kami selalu berusaha meraih hasil maksimal saat laga kandang. Pemain perlu kerja ekstra pada laga nanti," tegas Rahmad.

Lebih lanjut, Rahmad menilai Persipura adalah tim solid yang belum terkalahkan. Untuk itu, dirinya berharap Bajul Ijo menjadi tim pertama yang bisa mematahkan rekor 12 pertandingan tak pernah kalah yang dimiliki Mutiara Hitam pada musim ini.

Persipura vs Persebaya, 25 Mei 2014


Jadwal ISL 2014 antara Persebaya vs Persipura yang dihelat hari Senin tanggal 25 Mei 2014 diperkirakan akan berjalan sengit. Sebagai tuan rumah, Persebaya Surabaya akan menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo, dan rencananya duel seru ini bakal ditayangkan live K-Vision mulai pukul 15.30 WIB.
Jelang menghadapi Persipura yang berstatus sebagai juara bertahan, tim Bajul Ijo tampaknya tidak akan diperkuat oleh Manahati Lestusen yang masih cedera. Namun, pelatih Rahmad Darmawan (RD) bisa bernafas lega karena Dedi Kusnandar sudah siap dimainkan.

Wednesday, 21 May 2014

Perseru Masih Cari Playmaker


Meski Perseru Serui telah mendapatkan pemain baru dalam melakoni ISL 2014 Putaran Kedua, namun tim dari Papua itu rupanya masih belum puas. Alhasil tim berjuluk Kuda Laut Oranye itu berencana menambah pemain pada posisi tengah, sayap atau pun geladang.
Dua pemain anyar telah didapatkan Perseru untuk mengarungi putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014. Mereka adalah Jean Paul Boumsong yang berposisi sebagai striker dan Sugiono Sihombing yang berperan di posisi stopper.
Namun begitu kehadiran dua pemain itu ternyata masih belum mencukupi kebutuhan pemain di tim Kuda Laut Oranye. Kebutuhan pemain anyar ini juga tak lepas dari banyaknya pemain inti yang masih dibekap cedera.

Eddy Foday Korban Direkrutnya Robertino

Boakay Eddy Foday terlempar dari skuat Persipura


Persipura Jayapura memulai aktivitas transfer paruh musim Indonesia Super League (ISL) 2014. Klub berjuluk Mutiara Hitam itu mendatangkan pemain tengah baru asal Argentina, Robertino Pugliara.

Kedatangan Robertino pun harus membuat Persipura mendepak salah satu pemain asingnya. Karena sesuai regulasi PT Liga Indonesia, bahwa setiap klub hanya diperbolehkan memiliki empat pemain asing, dengan detail tiga asal benua mana pun, dan satu Asia.

Yang menjadi korban kedatangan Robertino adalah Boakay Eddie Foday, striker asing asal Liberia itu terpaksa harus terdepak dari tim yang menembus delapan besar Piala AFC 2014.
Get this Widget